Kesalahan memilih power Bank. - Mbah Daur -->

Kesalahan memilih power Bank.

Wednesday, September 23, 2015

Kesalahan memilih power Bank.

Kesalahan memilih Power Bank

Rekan Mbah Daur semua,Gadget kian tak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Kita menggunakannya untuk berbagai kepentingan: bekerja, bermain, membaca, berinteraksi melalui jejaring sosial dan lain-lain, Saat ini, komunikasi dengan teknologi yang canggih bukan lagi menjadi kebutuhan tersier (kebutuhan mewah). Tidak lagi sebatas mempunyai handphone, namun juga harus didukung dengan perangkat yang mumpuni untuk kelengkapannya. Contoh simpelnya saja dalam hal pengisian daya. Rasanya, saat ini bukan lagi era yang membuat kita harus kebingungan me-recharge daya (baterai) saat kapasitas daya baterai ponsel mulai melemah atau bahkan habis.

Sudah bukan jamannya juga untuk me-recharge daya dengan terpancang pada stop kontak dan kabel charger sehingga tidak bisa mobile. Adalah power bank, sebuah teknologi untuk pengisian daya pada gadget yang memungkinkan kita menambah daya dimana saja (on the go), selama daya yang ada di dalamnya masih cukup untuk ditransfer.Karena itu, meski sudah dibekali kapasitas daya yang besar, baterai ponsel atau tablet kita selalu terasa cepat habis. Solusinya, kita membekali diri dengan power bank tiap kali beraktivitas di luar rumah.


Banyak sekali jenis power bank dengan berbagai merek di pasaran. Pada umumnya, yang membedakan satu dan lainnya adalah kapasitas dayanya. Faktor itu pula yang menjadi daya tarik utama banyak orang dalam memilih power bank.

1. Memilih power bank murah dengan kapasitas besar

Tidak semua power bank memiliki kualitas yang baik. Beberapa di antaranya bahkan menggunakan baterai daur ulang agar harganya menjadi murah dan pembuatnya mendapat keuntungan berlipat. Untuk itu, sebaiknya Anda memilih power bank yang menawarkan garansi. Meskipun harganya lebih mahal, namun Anda akan lepas dari risiko kerusakan pada gadget kesayangan Anda.

2. Memilih power bank berdasarkan kapasitas dayanya

Power bank hadir di pasaran dengan berbagai kapasitas daya. Semakin besar kapasitas dayanya, semakin besar pula ukurannya dan hal tersebut akan membuatnya sulit untuk dibawa kemana-mana. Sebaiknya Anda menyesuaikan kapasitas power bank dengan kebutuhan sehari-hari agar aktivitas Anda tak terganggu.

3. Mengabaikan jumlah sel baterai yang digunakan

Kebanyakan orang memilih power bank berdasarkan merek ataupun harga, dan seringkali mengabaikan jumlah sel baterai (battery cell) yang digunakan pada power bank tersebut. Jumlah sel baterai berpengaruh pada umur power bank. Semakin banyak sel baterainya, ketahanannya juga semakin besar.

4. Menggunakan konektor non-orisinil

Inilah yang seringkali dilakukan para pengguna power bank. Banyak power bank yang menyertakan berbagai jenis konektor pada paket penjualannya, namun perlu Anda ketahui bahwa tak semua konektor tersebut memiliki kualitas yang baik untuk digunakan pada gadget Anda. Kemungkinan terburuk yang terjadi ketika Anda salah menggunakan konektor adalah timbulnya hubungan arus pendek padagadget Anda yang tentunya akan berujung pada kerusakan komponen. Sebaiknya Anda gunakan konektor orisinil bawaan gadget Anda untuk digunakan sebagai konektor pada power bank, karena telah teruji keamanannya.

5. Memilih power bank tanpa melihat fiturnya

Banyak pengguna beranggapan bahwa power bank merupakan alat yang hanya berfungsi untuk mengisi baterai gadget. Hal tersebut sangatlah keliru karena power bank berkualitas tinggi memiliki beberapa fitur yang perlu Anda perhatikan. Fitur tersebut di antaranya adalah: 
Short circuit protection: fitur yang akan melindungi gadget Anda ketika terjadi hubungan arus pendek. 
Over charging protection: fitur yang akan mencegah power bank mengalirkan daya terus menerus ke gadget Anda ketika baterainya telah penuh.
Temperature protection: fitur yang dapat mendeteksi tingkat kepanasan dan mencegah terjadinya kelebihan panas.


6. Memilih power bank dengan output daya yang tidak sesuai

Beberapa power bank memiliki output daya yang terlalu rendah ataupun terlalu tinggi, sehingga membahayakan gadget Anda. Perhatikan output daya padagadget Anda dan sesuaikan dengan output daya power bank yang akan Anda beli. Penggunaan daya yang sesuai juga akan membuat proses pengisian baterai semakin cepat.

7. Membeli power bank yang tidak memiliki sertifikasi

Jangan pernah membeli power bank yang tidak memiliki sertifikasi, baik itu SNI ataupun sertifikasi lainnya seperti UL Certification, karena artinya power bank tersebut belum melewati uji standardisasi. Power bank tanpa sertifikasi juga menandakan kualitas yang buruk serta dapat merusak gadget Anda.

Sumber : 
bm

Terkadang informasi yang bermanfaat tidak mengenal waktu kapan di baca dan siapa yang membacanya,terlebih berita dan informasi daur ulang.