Home » » Seluk - Beluk kredit Pemilikan Rumah.

Seluk - Beluk kredit Pemilikan Rumah.


Seluk - Beluk kredit Pemilikan Rumah.

Kredit Pemilikan Rumah atau KPR kini menjadi pilihan untuk membeli rumah. Meski namanya sudah akrab, namun belum semua orang mengerti seluk-beluk KPR, dari mulai pengajuan permohonan sampai tips memilih bank penyedia KPR.

Kredit Pemilikan Rumah atau KPR terbukti sangat membantu mereka yang belum memiliki dana cukup untuk membeli rumah secara tunai. Saat ini, hampir semua bank besar menawarkan fasilitas KPR pada produk mereka. Berikut fakta dan tips tentang KPR, seperti disampaikan Prita Hapsari Ghozie, SE, MCom, GCertFP, CFP®, QWP , CEO & Chief Financial Planner  ZAP Finance.


1 Berdasarkan survei Bank Indonesia pada triwulan ketiga tahun 2012, hanya sekitar 8,47 % dari pembeli properti yang melakukan pembelian dengan metode tunai. Sebanyak 80,5% membeli properti lainnya menggunakan fasilitas KPR dari bank.
2 Kapan kita sebaiknya mengambil KPR? Tentu, KPR kita perlukan saat kita ingin membeli rumah. KPR terbukti sangat membantu masyarakat di Indonesia untuk dapat memiliki rumah sebagai tempat tinggal maupun untuk investasi.
3 Ada baiknya, kita mengambil KPR saat syarat-syarat berikut terpenuhi. Syarat pertama, sudah punya down payment  pembelian rumah sebesar minimal 30% dari harga rumah.
4 Syarat berikutnya yang harus dipenuhi adalah sudah memiliki penghasilan yang memadai setiap tahun, juga sudah mengetahui jenis rumah yang diinginkan.
5 Secara umum, proses pengajuan KPR sangat mudah. Cukup datang ke bank yang menyediakan fasilitas KPR, lalu mengisi formulir aplikasi yang sudah disediakan.
6 Siapkan pula persyaratan-persyaratan pengajuan permohonan KPR, antara lain dokumen-dokumen yang diperlukan seperti fotokopi Kartu Tanda  Penduduk  (KTP) suami istri, Kartu Keluarga, Surat Nikah, NPWP, slip gaji terakhir, serta surat keterangan kerja (untuk karyawan).
7 Dokumen lain yang diperlukan adalah SIUPP, TDP, NPWP, HO (Hinder Ordonantie ), Akte Pendirian Perusahaan dari notaris, serta laporan keuangan terbaru dalam 2 tahun terakhir untuk pengusaha.
8 Setelah semua persyaratan lengkap, pihak bank biasanya akan melakukan survei ke lokasi rumah yang ingin dijaminkan.
9 Apabila aplikasi kredit disetujui oleh bank, maka langkah selanjutnya adalah membayarkan cicilan pertama, membayar biaya notaris, provisi, administrasi lainnya, serta akad kredit.
10 Memilih mengambil fasilitas KPR dari bank tentu memiliki keuntungan dibandingkan membeli rumah secara tunai. Salah satu keuntungannya adalah, dengan KPR, kita membeli aset bernilai besar dengan bantuan (bank). Sementara jika kita menabung untuk membeli properti yang kita inginkan, maka besar kemungkinan properti yang kita taksir sudah dibeli orang lain pada saat uang terkumpul. Selain  itu, nilai rumah pun selalu merangkak naik, yang terkadang jauh di atas kenaikan tabungan.
11 Keuntungan KPR yang lain adalah surat-surat kepemilikan yang lebih aman. Pasalnya, properti yang dibeli melalui KPR berarti telah melalui proses seleksi di bank. Pihak bank biasanya hanya mau membiayai properti dengan surat-surat/sertifikat kepemilikan yang lengkap, IMB yang legal, dan pembayaran pajak yang sesuai.
12 Selain keuntungan, tentu ada pula kerugian memilih KPR. Yang paling terutama adalah komitmen cicilan yang bisa meningkat.
13 Harus diakui, untuk nasabah KPR yang sudah berusia di atas 3 tahun, umumnya harus membayar biaya bunga yang cukup besar. Suku bunga KPR umumnya cukup rendah di tahun 1-3 dan seringkali fixed , tapi setelah itu, bunga KPR bisa floating  dengan kenaikan antara 3%-5% dari suku bunga awal.
14 Bagaimana dengan dana yang harus disiapkan? Dana untuk mencicil KPR yang disarankan adalah maksimal 35% dari rata-rata penghasilan per bulan, untuk mereka yang tidak punya komitmen cicilan lain. Sementara untuk mereka yang punya komitmen lain, seperti membayar tagihan kartu kredit atau membayar angsuran kendaraan bermotor, dana untuk mencicil maksimal 20% dari rata-rata penghasilan per bulan.
15 Beberapa hal juga harus dicermati sebelum mengambil KPR, di antaranya bagaimana bank menghitung suku bunga? Hal ini bisa ditanyakan ke pihak bank untuk menghitung berapa suku bunga efektif yang sebetulnya dibebankan ke kita.
16 Yang juga patut diperhatikan dan ditanyakan kepada pihak bank adalah, apakah bank mengenakan penalti setiap kita mau melakukan pelunasan sebagian atau pelunasan dipercepat?
17 Historis kenaikan suku bunga di saat periode floating  juga harus mendapat perhatian. Tanyakan pula, berapa besar biaya notaris, provisi, dan asuransi yang dibebankan kepada kita.
18 Menentukan jangka waktu KPR yang akan kita ambil juga tak kalah penting. Semakin pendek jangka waktu KPR, maka total bunga yang dibayarkan untuk rate  yang sama, misalnya 7% per tahun, akan lebih sedikit. Hitung jumlah cicilan per bulan yang sanggup Anda bayarkan, lalu pilihlah KPR dengan jangka waktu tersebut.
19 Untuk memilih bank dan bunga yang dibebankan, sebaiknya tanyakan dua hal berikut kepada pihak bank. Yang pertama, “Apakah saya bisa melakukan pelunasan sebagian atau pelunasan 100% dipercepat tanpa terkena penalti?” Jawabannya harus “BISA.” Jangan ambil pinjaman KPR yang masih mengatakan terkena penalti.
20 Pertanyaan berikutnya, “Apabila saya menempatkan uang di rekening di atas saldo cicilan tiap bulan, apa yang akan bank lakukan terhadap uang tersebut? Apakah dipakai untuk membayar pokok pinjaman saya?”
21 Percaya atau tidak, bagi Anda yang hobi langsung menempatkan sejumlah dana besar di rekening, lalu membiarkan bank mendebitnya untuk membayar cicilan selama beberapa bulan atau bahkan setahun, Anda rugi besar!
22 Standar prosedur bank adalah tetap menerima dana besar yang Anda tempatkan, namun tidak digunakan untuk memangkas pokok pinjaman Anda. Hasilnya, Anda mendapatkan bunga tidak seberapa (saat ini: 2% pa), sementara bank tetap asyik mengenakan bunga kredit setidaknya 10% pa. Mau?
23 Untuk kemudahan pengaturan arus kas, Anda bisa memilih KPR yang memberikan cicilan tetap sepanjang durasi.
24 KPR yang memberikan cicilan tetap sepanjang durasi ini memberikan kemudahan pengaturan arus kas tiap bulan.
25 Kemudahan lain, semakin lama, nilai cicilan yang Anda bayarkan sebetulnya semakin kecil. Rp 2 juta yang dibayarkan tahun ini, berbeda nilainya dengan Rp. 2 juta yang dibayarkan 5 tahun lagi, kan?
Selamat berburu rumah!
tabloid nova.

Mbah Daur Mbah Daur Updated at : 11:59 PM

0 comments:

Post a Comment

info lainya