Home » » Makanan Pemicu Alergi Pada Anak.

Makanan Pemicu Alergi Pada Anak.


Makanan Pemicu Alergi Pada Anak.

Semua makanan bisa menimbulkan alergi pada anak. Bagaimana mendeteksinya?

Menurut dr. Zakiudin Munasir, Sp.A(K), Ketua UKK Alergi Imunologi, FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta, “Sekitar 20% anak usia 1 tahun pernah mengalami reaksi terhadap makanan, termasuk reaksi alergi."

Makanan apa saja yang bisa memicu anak alergi?

Susu sapi
Bagi bayi, susu sapi termasuk protein asing. Makanya, susu ini sebaiknya diberikan setelah ia berusia 1 tahun. Yang pasti, susu sapi bisa menimbulkan reaksi alergi yang pertama, dengan gejala berupa diare dan muntah.

Protein susu sapi bisa menyebabkan alergi yang menetap sampai akhir masa kanak-kanak. Misalnya, susu murni atau olahan susu (es krim, keju, kue, dan sebagainya).

Catatan: Anak yang alergi terhadap susu sapi tidak selalu alergi terhadap daging sapi atau bulu sapi.

Telur ayam
Anak yang alergi terhadap telur ayam belum tentu alergi terhadap daging ayam atau bulu ayam. Cuma, bisa timbul reaksi bila diberikan vaksin yang ditanam pada kuning telur, seperti vaksin campak.


Ikan
Alergen yang kuat, khususnya ikan laut. Bentuk reaksi alergi yang sering muncul adalah asma. Dengan hanya mencium bau yang sedang dimasak, anak yang sangat sensitif bisa sesak napas dan bersin-bersin.

Makanan laut lain yang juga sering menyebabkan alergi adalah udang kecil, udang besar (lobster), dan kepiting. Gejala yang sering muncul adalah asma.

Catatan: Alergi terhadap makanan jenis ini tidak selalu berarti alergi terhadap ikan laut.

Kacang-kacangan
Kacang tanah, kacang mede, dan sejenisnya bisa memicu reaksi, meski sifatnya ringan. Gejalanya bisa berupa gatal-gatal di tenggorokan.

Catatan: Kacang kedelai mempunyai sifat alergenitas yang rendah. Sering digunakan sebagai pengganti susu sapi pada anak yang alergi terhadap susu sapi. Sifat alergenitasnya akan berkurang dengan pemanasan.

Sayur dan buah-buahan
Bisa menimbulkan reaksi alergi, yakni gatal-gatal pada mulut. Sifat alerginya akan hilang jika dimasak selama 2 menit atau diletakkan dalam freezer selama 2 minggu.

Catatan: Alergi terhadap sayur dan buah-buahan sering dialami pada penderita yang alergi terhadap serbuk bunga. Anak yang alergi terhadap sayur dan buah-buahan ini biasanya juga alergi terhadap kacang-kacangan, apel, peach, cherry, pear, atau wortel. Jeruk sering juga menyebabkan kemerahan pada kulit bayi dan anak.

Gandum
Dalam bentuk tepung, bisa menyebabkan reaksi alergi (bila dihirup). Kalau dimakan, tidak selalu menimbulkan reaksi alergi. Ini karena gandum akan dicerna oleh enzim pencernaan di lambung.

 sumber : Parenting
Mbah Daur Mbah Daur Updated at : 12:24 PM

0 comments:

Post a Comment

info lainya